Abad Kejayaan Kosem 295 – Cennet Jatuh Dalam Perangkap Omer

Abad Kejayaan Kosem 294 – Mustafa Dibawa Ke Barak agar selamat, karena pemberontakan masih berlangsung dan lagi mansyur aga yang menguasai barak dan juga mendukung kepemimpinan sultan mustafa.

Abad Kejayaan Kosem 295 – Zulfikar meminta dukungan jannisari senior…

===Diistana lama, kosem masuk keruangannya dimana sudah menunggu cennet disana. cennet bertanya bagaimana osman?? dia lebih tenang sekarang ujar kosem. cennet menawari kosem untuk menyantap sup…………

Cennet kemudian meminta para pelayan untuk keluar. kosem berkata jika dia mengirim zulfikar kebarak untuk meminta bantuan dan semoga dia sukses. agar semua perselisihan ini bisa cepat diselesaikan jika tidak aku tidak tahu lagi apa yang akan terjadi ujar kosem. cennet berkata jika kosem sudah melewati banyak sekali kemenangan , aku adalah saksi dari semua itu dan kali ini kau juga akan melewatinya kata cennet menghibur.

===Dibarak jannisari…………”teman temanku, banyak dari kalian yang tahu siapa aku, aku membuka mataku dibarak ini, dan dibesarkan disini selama bertahun tahun. aku melatih banyak ksatria ditanganku”kata zulfikar. seorang jannisari tua berkata jika dia sangat mengenal zulfikaar. dimana yang mulia?? apa pesan yang dibawa untuk kami?? tanya dia.

“ibu kota runtuh, ketahuilah jika pemberontakan tidak pernah membawa hal baik, aku bicara dengan yang mulia dan dia berniat melupakan semua yang terjadi”kata zulfikar. ali aga berkata jika sultan osman akan membagikan 50  koin emas untuk masing masing jannisari. mansyur aga langsung menyela, jika mereka tidak akan mudah dibeli oleh sultan yang melarikan diri dari istana. tiba tiba zulfikar langsung saja menegurnya dengan keras………

“sepertinya tidak cukup bagimu bergabung dengan pemberontak dan menjadi rendah dengan memasuki ruang has oda, beraninya kau bicara !!!”kt zulfikar.

“selalu ada harga jika membuat jannisari menderita, kedatanganmu sia sia, sultan kami adalah sultan mustafa “kata mansyur aga. tapi lagi lagi jannisari senior menegur mansyur, dia tidak punya hak untuk bicara sekarang!!!. zufikar berkata jika sultan osman sangat sedih dan dia menerima semua permintaan, jika ada petisi, sultan juga akan mempertimbangkannya.

“kau bisa datang lagi besok, seperti kau tahu kita sudah melewati banyak hal buruk atas penghinaan ini, kita akan berunding dulu”kata jannisari senior kepada zulfikar. baiklah, silahkan untuk merundingkannya tapi kita sepakat jika tidak seorangpun mau dipimpin oleh sultan yang gila kata zulfikar. katakan kepada yang mulia jika kami juga tidak ingin hal buruk kata si jannisari senior lagi. dari atas balkon halime mendengarkan semua perbincangan itu………..

kosem-persekongkolan===Haci memberitahu cennet jika belum ada kabar dari bul bul. dia pergi untuk membawa para pangeran, hanya Tuhan yang tahu jika para pemberontak mungkin sudah menangkapnya ujar cennet. aku tidak tahu harus sedih atau gembira, aku akan menemui sultana kata haci. tak lama kemudian ada seorang aga memberikan pesan kepada cennet. ……….”aku tahuu kau marah kepadaku, tapi aku tidak melakukan apapun yang salah, aku menunggumu dipasar, jangan bilang siapapun “ujar omer dalam pesan yang dia tulis.

===Ditempat para pengeran disembunyikaan, seorang aga memberitahu kilindir jika sultan mustafa memberikan perintah untuk membunuh semua pangeran. apakah davut pasa tahu ttg ini?? tanya kilindir. dia bersama sultan ketika order itu diberikan jawab si aga. dari tempatnya sembunyi selama berhari hari , bul bul yang pucat menjadi panik mendengar perintah itu.

===Omer sudah menunggu dan tak lama cennet pun datang………..”dasar bajingan kau?? bagaimana bisa kau melakukannya”kata cennet. dengarkan aku dulu ujar omer. kenapa aku harus mendengarkanmu?? kau sudah meninggalkan yang mulia dan melarikan diri kata cennet.

“lalu apa yang harus aku lakukan?? apakah aku akan tetap diistana dan bernasib sama seperti dilaver dan juga suleiman , lagipula apapun yang aku lakukan adalah untuk kebaikannya, dimana dia? kataka kepadaku??” kata omer. cennet melihat omer dengan curiga. omer beralasan jika sultann pernah memintanya menyiapkan kapal untuk ke bursa.

“tidak perlu, kosem sultan sudah mengatur segalanya.”kata cennet. omer bertanya apakah cennet tidak percaya kepadanya?? ayo kita pergi kau  bisa ceritakan semuanya kepadaku . kenapa kau begitu ngotot?? apa kau ingin info dariku?? tanya cennet lagi. tapi kemudian datanglah dua orang pria. ketika cennet hendak meninggalkan tempat itu, muncullah dilruba. firasat buruk langsung menghampirinya.

“cennet, pelayan setia kosem”kata dilruba sambil menatap sinis kepada cennet. bagaimana selanjutnya??akankah cennet memberitahu dilruba keberadaan osman?? Abad Kejayaan Kosem 296

FIFORLIF ONLINE STORE “DIET SEHAT DAN AMAN” SILAKAN KLIK DISINI!!
CEPAT-KURUS-LANGSING-7-HARIkonsultasi-fiforlif catarasi

SUKA DENGAN ARTIKEL INI ?SILAKAN BANTU "LIKE " & "SHARE" KE FACEBOOK /TWITTER /GPLUS ANDA

Comments

comments

Leave a Reply

error: Mohon Jangan Di copy :)