Shehrazat 123 – Shehrazat Murka Ketika Melihat oNur muncul di Hadapannya…

Shehrazat 122 – Edha mulai terpojok, polisi yang mendapat bukti pembunuhan yang edha lakukan kemudian mengirim berita ke redaksi berita dan mereka mulai mencetaknya. Sedangkan ali kemal dan gani membayar sebagian hutang judi mereka dengan memberikan mobil milik fusun……..

Shehrazat 123 – Pertemuan shehrazat dan khan setelah bercerai……

onur memandang engin===Fusun melaporkan mobilnya yang hilang………

—Dirumah tuan burhan, ia senang melihat ali dan gani anteng dirumah. Tak lama kemudian polisi datang dan membawa mobil fusun kembali, fusun tampak ceria sedangkan ali dan gani hanya dia seribu bahasa……mereka berdua hanya saling berpandangan. Hp ali lalu berbunyi, pria pemilik kasino marah tentang mobil itu………

Tapi ali hanya diam dan tak menjawabnya…………..

===Setelah mendengar cerita benu, akhinya onur datang kesekolah khan dan ia membawa khan kekantor shehrazat. Tentu saja shehrazat kaget apaalagi engin, shehrazat marah luar biasa. Dia menarik khan dari pelukan onur dan menyeretnya menuju taksi. Sedangkan onur menatapengin tanpa kedip. Ia kemudian menyusul shehrazat dan menjelaskan betapa besar rasa cintanya. Shehraazat sama sekali tak mendenagarkan semua penjelasan onur………….”apa kau benar benar mencintaiku??” tanya shehrazat, tetntu saja jawab onur. Shehrazat kemudian berkata kalo begitu janga pernah lagi muncul dihadapanku, ia kemudian naik taksi………..

===Engin sendiri pulang kerumah dengan kesal, ia minum anggur dan merenung. Tak lama kemudian hpnya berbunyi………..shehraat menelepon, dia meminta maaf atas apa yang terjadi. Engin mengajak shehrazat keluar tapi shehrazat menolak karena hari sudah malam dan pengasuhnya juga sudha pulang……..

—Sesampainya dirumah khan masih marah, tapi shehrazat berhasil membuatnya tenang dan mengajaknya bicara. Akhirnya khan mengaku jika bibi benu selalu mengunjunginya juga ayahnya……..

===Dirumah tuan burhan, fusun melihat hal mencurigakan antara suami dan adiknya. …………”ada apa kalian diluar begini?? katakan kepadaku, kalian menyembunyikan sesuatu kan?? katakan atau aku akan melapor kepada ayah”kata fusun. ALi berbohong jika mereka sedang bicara tentang seorang wanita.

===Edha sendiri sudah tak punya uang, saat sang pemilik sewa menagihnya. Ia memutuskan untuk kabur, sayangnya penjaga pintu ada disana dan juga seorang penghuni sewa lainnya mencurigai dirinya sebagai gadis yang ada dikoran. Akhinya dia kembali kedalam, edha benar benar resah……….

“habislah aku, aku harus bagaimana, tenanglah edha, tenang …kau akan selamat”kata edha kepada dirinya sendiri.

===Shehrazat sedang melamun demikian juga onur, onur sangat ingat bagaimana shehrazat datang kekantornya dan menghancurkan segalanya. Tiba tiba engin menelepon dan berkata jika dia tak bisa tidur sebelum mendengar suara shehraaat………..”terima kasih engin, kau baik sekali”kata shehrazat.

onur menyesali yang terjadi===Keesokan paginya shehrazat mengantar khan kesekolah, dia berpesan kepada guru agar tidak mengijinkan siapapun menemui putranya selain dia dan sang pengasuh.

Shehrazat kembali ke parkiran dimana engin telah menunggu. Engin akan pergi ke angkara tapi dia mengajak shehrazat untuk minum kopi dulu……….

===Pada saat yang sama benu mengunjungi onur, onur berkata jika dia tak bersemangat untuk melakukan apapun termasuk kerja……..

Dia berkta kepada benu jika shehrazat akan menikah, aku rasa shehrazat bodoh jika melupakanmu sahut benu.

“mungkin dia benar………….”sahut onur.

===Engin dan shehrazat masih ada di restoran. Engin berkata jika sepertinya onur tidak ingin melepaskannya. Shehraat juga bicara tentang istri engin yang seperti tidak ingin kehilangan engin. Engin berkata jika hubungan nya dengan sang istri sudah benar benar berakhir.

—ALi dan gani sedang berjalan menuju mobil, tiba tiba seebuah mobil datang dan menmbaki mereka. Keduanya shock dan langsung tiarap. Tak lama kemudian sang pemilik kasino menelepon……..”sekarang mereka menembak keudara, selanjutnya ke kaki kemudian kearah kepala………….”kata pria itu membuat ali menjadi grogi.

===Dulu bertengkar dengan ibunya, kemudian dia memutuskan untuk kabur dari rumah dan tinggal bersama sang ayah. Tapi ketika datang kekantor, ayahnya telah pergi keangkara. Shehraazat menawarkan diri mengantar dulu pulang………..”aku tidak akan pernah pulang, aku akan menginap dirumah temanku atau dimana saja yang penting tidak pulang……………”sahut dulu dengan kesal.

Apa yang akan terjadi selanjutnya?? ikuti Shehrazat 124

Leave a Reply