Sinopsis Kosem Season 2 Episode 105- Kasim Menolak Keluar….

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 104- Sultan Murat Berangkat PErang, SULTAN tidak memperdulikan peringatan sang ibu yang memintanya untuk tidak pergi

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 105

===Dibeenteng bergama port, seorang anak buah ilyas berkata jika mereka kehabisan air, persedian air hanya cukup untuk selama beberapa minggu saja.

“jangan khawatir, itu tidak akan lama teman persia kita akan mmebantu “ujar ilyas dengan penuh percaya diri. sementara itu murat dan orang orangnya akhirnya sampai di markas husein. husein berkata jika mereka berhasil membuat ilyas dan pasukannya terdesak dan mundur masuk kedalam benteng. murat tampak senang, dia memegang pundak husein dengan bangga. husein berkata jika ilyas lebih memilih didalam benteng di mana disana banyak sekali meriam dan dia bertahan dengan itu, dia benar benar tidak mau meninggalkan benteng kata husein………

“jika dia tidak mau keluar maka kita yang akan memaksanya untuk keluar”ujar murat.

===Haci berteriak kepada lalezar dan berkata bagaimana kondisi kosem sultan?? lalezar penasaran dengan apa yang terjadi. haci memberitahu jika pangeran kasim sakit tapi dia bingung harus bagaimana?? kita dalam masalah ujar lalezar. haci berkata jika mereka akan mengirim dokter ke dalam ruangan pengasingan itu tanpa ada orang yang tahu. tapi sayang kosem keburu mendengar bisik bisik keduanya dan berteriak dari atas balkon, apa yang terjadi pada kasim?? kata kosem. keduanya tak berkutik sekarang dan membawa kosem menuju ruang pengasingan………

===Sementara itu putri farya dan asistennya sedang berjalan jalan dikeramaian, beberaapa tentara tampak mengikuti mereka. sedangkan ditempat lain ada ayse juga. ayse lalu memberikan tanda kepada orang bayarannya untuk segera memulai tugasnya…………”wanita itu!!! dialah pelacur diistana musim panas”kata seorang pria menunjuk kearah farya. farya kaget dan berbalik melihat kearah pria yang meneriakinya.

“ketika sultan pergi berperang kau malah pergi keluar dan berjalan tanpa rasa malu!! kau tidak punya tempat untuk tidur, dasar pelacur memalukan !”teriak pria yang lain lagi. orang orang pun mulai berkerumun dan melihat kearah farya. wajah farya tampak tegang. sedangkan kosem sendiri sudah berada didepan ruangan kasim, dia meminta penjaga untuk membuka pintu tapi mereka menolak

“siapa kau?? beraninya menentang perintahku, buka pintunya , jika sesuatu terjadi pada putraku, aku akan mencekikmu dengan tanganku sendiri, buka pintu!!!”kata kosem. tapi kedua penjaga didepannya tak bergeming dan tetap diam ditempatnya. kosem mulai berang, sampai kemudian datanglah kemankes. melihat apa yang terjadi kemankes pun memberikan perintah kepada penjaga untuk membuka pintu, mereka tampak ragu tapi begitu kemankes menatapnya tajam, akhirnya pintu pun mereka buka. kosem masuk kedalam ruangan yang gelap itu………..

===Orang orang dipasar semakin banyak dan semakin tidak terkendali, mereka berusaha menjangkau farya yang dilindungi oleh para pasukan. sayangnya jumlah mereka kalah banyak dengan orang orang yang sudah kalap itu. farya dan margaret berjalan menuju kereta, farya pun mengeluarkan pisaunya……

Tapi sayang orang bayaran ayse menendang perut farya hingga wanita itu jatuh, ia kesakitan memegangi perutnya. air matanya meleleh melihat kekejaman orang disekitarnya…………

===Kosem keluar membawa kasim yang tampak sangat mengenaskan. kosem berkata jika hukuman sudah berakhir dan dia tidak akan kembali ketempat itu lagi……….”sultana, sultan murat memberikan perintah keras agar pangeran kasim tidak pergi”teriak seorang penjaga. kasim kemudian menarik diri dari pelukan sang ibu dan berkata jika murat akan membunuhnya jika dia pergi. kosem menyahut jika selama dia hidup tak kan ada yang bisa menyentuhnya

“tidak ibu, yang mulia udah mengambil keputusan, tidak seorangpun mampu menentangnya bahkan dirimu”kata kasim, dan diapun bergegas masuk kedalam. lalu kasim berteriak kepada penjaga untuk menutup pintu. kosem hanya bisa meneteskan air mata melihat kasim masuk kembali keruangan dia diasingkan.

===Malam itu sultan murat bermimpi buruk, dia bangun dengan keringat menetes di dahinya. pada saat yang sama ilyas dari atas benteng melihat kearah kamp sultan murat. kemudian anak buahnya datang membawa soerang bernama mahmud aga yang merupakan kepercayaan sinan pasa……….”berita apa yang dia bawa??” tanya ilyas. mahmud berkata jika murat sendiri yang datang memimpin tentara. bagus, sejak kapan sultan sendiri yang menghadapi pemberontak , sepertinya dia ingin menunjukkan kekuatannya , biarkan dia datang kata ilyas sinis.

Mahmut juga memberitahu ilyas jika sultan murat membawa pangeran bayezid bersamanya juga. ilyas berkata dengan pd nya jika mereka akan mengadakan reuni , sultan murat akan menderita kekalahan pada perang pertamanya. bgaimana selanjutnya?? akankah murat pulang membawa kesuksesan? lanjut ke Sinopsis Kosem Season 2 Episode 106

FIFORLIF ONLINE STORE “DIET SEHAT DAN AMAN” SILAKAN KLIK DISINI!!
CEPAT-KURUS-LANGSING-7-HARIkonsultasi-fiforlif catarasi

SUKA DENGAN ARTIKEL INI ?SILAKAN BANTU "LIKE " & "SHARE" KE FACEBOOK /TWITTER /GPLUS ANDA

Leave a Reply

error: Mohon Jangan Di copy :)