Sinopsis Kosem Season 2 Episode 108 – Simpati Untuk Farya…

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 107 – Balasan untuk ayse, farya benar benar murka. dia mendatangi asye dan dengan penuh kemarahan membenam benamkan kepala sultana itu berkali kali kedalam air.

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 108 – Jebakan untuk mata mata ilyas…

===Didalam tendanya, murat diberitahu jika salah satu pasukan mereka berhaasil mendekati benteng . tapi mereka belum bisa masuk kedalam karena kuatnya penjagaan dan daerah sekitar bentang yang sulit untuk dilewati. murat kemudian bertanya kepada orang orang kepercayaannya, apa saran mereka??

Huseyn berkata jika dia menunggu perintah sultan dan akan segera menembakkan meriam kearah benteng. kita memang harus segera memulai serangan ujar silahdar. bayezid pun memberikan pendapatnya. ia berkata jika menunggu lebih baik karena cepat atau lambat mereka akan kehabisan suplai makanan dan mau tidak mau akan keluar juga dari benteng itu. beberapa setuju dengan pendapaat bayezid, menunggu lebih baik dan pastinya ilyas pun akan cepat tertangkap

Murat sultan pun menyetujui ide bayezid, evliya dan hezarfen tampak bingung karena mereka sudah punya rencana sebelumnya, dengan ragu dia pun bertanya kepada sultan………”tentu tidak, dengan ijin Allah kita akan masuk kedalam benteng dan mengakhiri kesombongan ilyas”kata murat. hezarfen langsung menyela tapi silahdar segera menjawab keraguannya, ada banyak sekali mata mata katanya.

“orang orang ilyas mungkin ada diantara kita, biarkan mereka berpikir kita sedang menunggu”kata silahdar. murat berencana masuk kedalam dan keluar lagi membawa ilyas pasa, semua orang saling memandang dan tersenyum penuh arti. Ketika sedang bersama husein saja, ev dan hezarfen bertanya siapa saja ksatria yang akan pergi bersama sultan?? karena dia berharap bisa ikut kesana dan mencatat semuanya.

Salah satu orang ilyas berkata kepada mata mata yang lain untuk mengirimkan pesan, jika murat akan melakukan tindakan menunggu saja…………

===Kosem pergi menemui ibrahim dan memintanya untuk makan dan minum agar dia sehat kembali, kosem berkata jika dia membawa makanan kesukaan ibrahim. ibrahim meminta sang ibu untuk tidak memaksanya………..”jika kau tidak memikirkan dirimu, pikirkanlah aku, kau membuatku sedih. kasim juga baik dan aku mendapat informasi jika kakakmu kembali dari peperangan , maka kasim akan keluar”kata kosem. ibrahim berkata jika kasim keluar lalu apa bedanya??

“istana ini adalah penjara bagi semua orang, terutama aku, sebelum tidur aku selalu berdoa akan TUhan memberikan aku kesempatan untuk bangun esok hari, ketika aku membuka mata aku berterima kasih kepadanya, ini yang akan terjadi”kata ibrahim lemah dan putus asa. jangan meracuni dirimu dengan pikiran seperti itu, jangan juga takut dan marah kepada saudaramu, tugas saudaramu sangatlah berat, kau tidak tahu beban yang harus ditanggungnya ujar kosem

“inilah yang aku maksudkan, dia akan melihat kita sebagai bebanya juga”ujar ibrahim dan kosem pun tak bisa menjawab.

===Tak lama gev datang dan memberitahu kosem tentng tindakan farya. untunglah kita datang tept waktu ujar gev. atike sendiri sedang bersama farya. dia benar benar tidak mengerti dengan tindakan farya yang berlebihan itu, apa kau tahu apa yang bisa mereka lakukan kepadamu karena itu??? kata atike……………..”apa yang akan mereka lakukan?? apa lagi hal lebih buruk dari ini yang bisa menimpaku??”kata farya dengan putus asa. jangan berkata begitu ujar margaret. kosem kemudian tiba , farya hendak berdiri tapi kosem memintanya tetap duuduk. dia meminta semua orang untuk keluar dari ruangan………..

“aku tahu apa yang kulakukan sultana, aku siap menerima hukumannya, bukan kah ini yang kau inginkan?? tidak ada bayi lagi dan tidak akan pernah ada lagi”kataa farya

“siapa yang bilang begitu?? dokter? kenapa kau memperhatikan perkataan mereka, hanya TUhan yang tahu masa depan”kata kosem. farya berkata jika bayi itu adalah harapannya tapi mereka mengambilnya dariku katanya terisak. kosem kemudian duduk disebelah farya dan memegang tanganya………

“rasa sakit yang kau alami sangatlah besar, kau sedang terluka sekarang . apa kau pikir ini tidak akan berakhir? aku sudah melwati banyak sekali rintangan dan segala macam kesulitan, tapi aku bisa melewatinya dan kau pun akan begitu. waktu merubah segalanya, kau harus tetap kuat. jangan biarkan rasa sakit menguasaimu, gunakan rasa sakitmu sebagai senjata”kata kosem.

“rasa sakit bisa melindungiku dari apa??” tanya farya

“dari rasa sakit yang lebih besar, sekarang beristirahatlah”kata kosem, dia pun melangkah keluar. sebelum melewati pintu kosem berbalik melihat farya yang juga melihat kearahnya. tak ada kata yang terucap, tapi jelas sekali jika farya sudah masuk kehati kosem. bagaimana selanjutnya?? Sinopsis Kosem Season 2 Episode 109

FIFORLIF ONLINE STORE “DIET SEHAT DAN AMAN” SILAKAN KLIK DISINI!!
CEPAT-KURUS-LANGSING-7-HARIkonsultasi-fiforlif catarasi

SUKA DENGAN ARTIKEL INI ?SILAKAN BANTU "LIKE " & "SHARE" KE FACEBOOK /TWITTER /GPLUS ANDA

Leave a Reply

error: Mohon Jangan Di copy :)
Skip to toolbar