Sinopsis Kosem Season 2 Episode 112 – Api dalam SEkam

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 111 – Murat Kembali dengan cepat begitu mendengar kabar soal farya . pikirannya selalu tertuju kepada wanita yang dia cintai itu

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 112

===Kemankes berkata kepada murat jika ada desas desus diantara orang orang ketika melihat putri farya dipasar, pada saat itu mereka kemudian bergerombol dan mulai menyerangny. bagaimana mereka bisa mengenali dia?? seseorang pasti yang memberitahukan ujar murat. kemankes berkata jika dia sudah melakukan penyelidikan dan menginterogasi banyak orang…………”putri itu sudah ada diibukota sangat lama, akhirnya mereka pun tahu, hal seperti ini tidak bisa selamanya menjadi rahasia, aku sudah bilang kepadamu murat, hal seperti ini tidak bisa diterima, aku sudah bilang tentang aturan dalam kesultanan kita”kata kosem

“jadi mereka benar ketika melakukan hal seperti ini?? mereka membunuh anakku!!”kata murat. bukan itu maksudku, aku sudah menangkap mereka dan memberikan hukuman, mereka semua sudah mati kata kosem kemudian.

===Sinan dan ulama bertemu lagi, dia berkata jika murat sultan telah kembali sambil membawa kepala ilyas. bagus, semua orang yang melawan negara pantas untuk mendapatkan hukuman kata si ulama………”semoga saja, sultan murat akan mengubur dalam dalam kecurigaaannya kepadamu, dia juga menuduhmu”kata sinan mencoba membuka luka lama.  aku tidak perduli dan juga tidak cemas soal itu karena memang aku tidak bersalah ujar si ulama.

Sinan lagi lagi berkata jika mungkin soal ini akan menjadi alasan bagi murat untuk menggantikan posisinya dan memberikan kepada yahya efendi. selama aku hidup itu tidak mungkin sahut si ulama. sinan tak henti hentinya memanasi si ulama tentang bagaimana sikap murat nanti kepadanya, dia kembali menawarkan keinginannya untuk mengajak si ulama mendukung pangeran bayezid naik tahta.

“aku penasaran apakah pangeran kita juga sangat ambisius seperti halnya dirimu?? aku ingin bicara empat mata dengannya”kata si ulama akhirnya.

===Ayse kemudian masuk keruangan sultan, ayse membuka kerudung yang menutupi dadanya untuk menarik perhatian murat. dia mencoba bersikap manis seakan akan tidak ada sesuatu yang mengganjal……….”aku tidak pernah lupa apa yang kau lakukan dimasa lalu ayse, aku memaafkanmu sekali dan untuk kedua kalinya itu tidak akan terjadi. jika memang kau ada hubungan dengan insiden terakhir ini maka hukumannya akan sangat berat. “kata murat. ayse langsung membantahnya, dia berkata jika farya mencoba untuk memfitnahnya. ayse juga menuduh farya sudah mencoba membunuhnya, banyak sekali saksinya kata ayse. murat kemudian berkata jika dia ingin kedamaian diharem, dan jika kau tidak ingin damai maka aku sendiri yang akan membuat masalah dengan begitu tdak seorangpun bisa memperbaiknya, kata murat. mata ayse berkaca kaca karena sedih murat tidak memihak kepadanya. dia hendak berkata lagi tapi murat sudah menyuruhnya untuk pergi.

Ayse berjalan menuju keluar ruangan dengan marah, si pelayan kemudian menghampirinya. apa yang sultan katakan?? tanya si pelayan………..”farya mencoba mmebuat dia untuk melawanku, dia bertanya apakah aku ada hubungan dengan kejadian yang menimpa farya, tapi kita sudah melakukan pencegahan dan masalah ini sudah selesai”kata ayse. si pelayan berkata jika bukan hal baik sebenarnya meminta bantuan gul karena dia pasti ingin sesuatu yang lain , dia pasti punya rencana kata si pelayan.

“jangan membuatku makin pusing, aku sdh kesal dengan semua ini, sekali lagi yang mulia memihak pelacur itu, wanita itu pandai memanfaatkan situasi “kata ayse.

===Kosem sendiri menemui putranya dan bertanya, apa yang kau lakukan?? kenapa kau bersikap seperti itu kepada saudaramu?? tanya kosem………”ketika aku melihat matanya aku tidak pernah lupa apa yang terjadi kepada kasim, aku tidak aakan bisa memaafkannya”kata ibrahim marah. kosem menghardik ibrahim, yang ada dihadapannya bukan saja saudaranya tapi adalah pemimpin mereka. ibrahim berkata jika akan tiba saaatnya saudaranya itu akan membunuh mereka semua

“diam, dinding ini bisa mendengar”kata kosem. berpura pura diam dan tidak tahu tidak akan mengubah apapun”kata ibo kembali membantah ibunya. kosem kembali berkata jika ibo tidak seharusnya bersikap seperti itu ketika murat sendiri mencoba untuk menghilangkan kecurigaan dari dalam hatinya. bagaimana selanjutnya?? apakah hub ibo dan murat akan semakin tidak harmonis? lanjut ke Sinopsis Kosem Season 2 Episode 113

 

FIFORLIF ONLINE STORE “DIET SEHAT DAN AMAN” SILAKAN KLIK DISINI!!
CEPAT-KURUS-LANGSING-7-HARIkonsultasi-fiforlif catarasi

SUKA DENGAN ARTIKEL INI ?SILAKAN BANTU "LIKE " & "SHARE" KE FACEBOOK /TWITTER /GPLUS ANDA

Comments

comments

One Response

  1. Emma August 10, 2017 Reply

Leave a Reply

error: Mohon Jangan Di copy :)