Sinopsis Kosem Season 2 Episode 113 -Kemenangan Murat Menggema

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 112 – Api dalam SEkam, ibrahim sangat membenci murat yang sudah mengurung kasim . dia berpikir jika akan tiba saat dimana murat akan membunuh mereka semua

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 113

===Murat ada dipasar, dia membayangkan bagaimana orang orang itu meneriaki farya dan bagaimana sedihnya perkataan farya bahwa dia tidak akan punya anak lagi. kemankes kemudian menunjukkan kepada murat lokasi kejadian itu………..”para penjaga tidak mampu melakuakan apapaun karena begitu banyaknya orang, aku sendiri mengalami banyak kesulitan ketika itu”kata kemankes.

Murat kemudian mendekati seorang pedagang dan bertanya tentang jualannya. murat kemudian memancing si pedagang untuk bercerita ttg kejadian itu. tiba tiba ada seorang pria lain yang berkata kurang ajar membuat murat mengernyitkan dahi dan menahan amarahnya. apalagi ketika pria itu menyebut jika semua ini adalah salahnya sultan murat. mura tak tahan lagi, dia memegang pria itu dan memukulinya tanpa ampun

“siapa kau?? siapa kau berani beraninya berkata seperti itu???” teriak murat, tak seorangpun berani mendekat, mereka semua yang ada dipasar hanya melihat saja kejadian itu. murat kemudian memerintahkan kepada kemankes untuk mencari siapapun yang terlibat dalam insiden. tapi mereka ada ratusan orang kata kemankes.

“kau akan mengikuti perintahku!! semua orang yang menyerang kesayanganku dan juga anakku yang belum lahir, siapapun mereka, cari dan kau akan menemukannya!!!”kta murat

“sesuai perintah anda yang mulia”kata kemankes.

===Atike sedang bersama farya, dia nampak cemas memikirkan silahdar dan meminta maaf karena sibuk dengan kesedihanya sendiri padahal farya juga sedang berduka……….”jangan menghancurkan dirimu sendiri, yang terpenting cinta dianatara kalian kuat pasti semua ini akan terlewati”kata atike. farya berkata jika kembalinya murat membuat hatinya mekar kembali dan atike pun akan merasakannya nanti. atike berkata jika dia ingin sekali berlari kepada saudarnya dan mengakui cintanya yang dalam kepada silahdar. tak lama kemudian seorang peelayan datang dan memberitahu atike jika silahdar sudah sampai diistana. pergi temui dia sekarang agar kau lega kata farya kemudian.

===Gev pun mendapatkan kabar ttg sampainya silahdar diistana, si pelayan berkata jika dia tidak tahu keadaannya. silahdar langsung dibawa ke rs istana kata si pelayan. semoga dia baik baik saja seandainay saja aku bisa melihatnya dan bertanya bagaimana keadaannya  sahut gev cemas. ……….”kau tidak ingin melihatnya??” tanya si pelayan

“bagaimana mungkin?? jika seseorang melihatku, atike, ibuku, ini tidak mungkin, kau saja yang ke rs dan bertanya bagaimana keadaannya, sudah cukup bagiku tahu keadaannya baik”kata gev. gev terigat dia memberikan sebuah batu untuk silahdar dan memintanya untuk selalu membawanya.

===Atike sendiri sudah menengok silahdar dan bertanya kepada dokter bagaimana keadaannya?? dokter berkata jika kondisinya parah apaalagi setelah perjalanan jauh tapi mereka akan mencoba sebisanya. atike kemudian mendekati silahdar dan memegang tangannya………..” ketika mendengar kau terluka, aku membuang jauh jauh semua rasa sakit hatiku, aku membawa cintaku kepadamu ditanganku, kau sangat masuk kedalam hatiku hingga aku tak mampu membuang perasaan ini “kata atike.

===Ditaman, sinan berkata kepada gul jika dia sudah bicara kepada ulama besar dan membangunkan serigala tua itu, bagaimanapun dia berusaha membantahnya tidak bisa dipungkiri jika dia akhirnya akan sadar kalo murat pasti memecatnya, cepat atau lambat dia akan bergabung dengan kita tapi dia ingin kan kepastian kata sinan. kepastian ttg apa?? tanya gul penasaran

“tentang pangeran kita, apakah dia inginkan tahta atau tidak “sahut sinan. gul berkata jika tidak mungkin dan bukan saat yang tepat. dia sangat mencintai saudaranya dan jikaa dia mendengar ini maka dia akan menentangnya kata gul. tiba tiba pangeran bayezid muncul, gul pun menyambut kedatangan putranya. sinan pun mengucapkan selamat datang

“akhirnya kau datang dengan kemenangan pda perang pertamamu “kata sang ibu

“itu bukan kemenangan kami, itu kemenangan yang mulia, dia sendiri yang pergi ke benteng itu , kita hanya melihat saja”ujar bayezid.

===Disebuah tempat evliya kembali menceritakan kemenangan pangeran murat menumpas pemberontak terutama ilyas. semua orang tampak antusias dengan cerita yang evliya bawakan dengan sepenuh hati. mereka ikut terbawa suasana seakan berada juga dimedan perang. bagaimana murat melumpuhkan ilyas dan menyeretnya ke kamp, kemudian bagaimana murat mengarahkan busurnya sehingga anak panah itu mengenai dada ilyas dan pria itupun meninggal seketika………….

Orang orang pun berteriak memuja sultan murat, evliya sendiri berjalan keluar sambil memakai topinya. malam itu senyap sekali, turun salju membuat malam semakin dingin. bagaimana selanjutnya?? Sinopsis Kosem Season 2 Episode 114

FIFORLIF ONLINE STORE “DIET SEHAT DAN AMAN” SILAKAN KLIK DISINI!!
CEPAT-KURUS-LANGSING-7-HARIkonsultasi-fiforlif catarasi

SUKA DENGAN ARTIKEL INI ?SILAKAN BANTU "LIKE " & "SHARE" KE FACEBOOK /TWITTER /GPLUS ANDA

3 Comments

  1. Emma August 19, 2017 Reply
  2. Emma August 22, 2017 Reply
  3. Emma August 24, 2017 Reply

Leave a Reply

error: Mohon Jangan Di copy :)