Sinopsis Kosem Season 2 Episode 124 – Sultan Menyamar

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 123 – Kabar Gembira untuk Istana, tak  diduga ternyata ayse hamil. ini mmebuat sultan yang semula menjauhi ayse menjadi berubah. kabar ini tentu saja mmebuat farya shock

Sinopsis Kosem Season 2 Episode 124 – Surat untuk farya…

===Sementara itu bayezid sendiri pergi menemui sang ibu. bayezid memberitahu sang ibu jika dia baru saaja bertemu dengan mufti efendi

“ada apa lagi bu?? apa sekali lagi kau melakukan sesuatu di belakang yang mulia?? bukankah aku sudah bilang untuk tidak pernah melakukan usaha seperti ini lagi”kata bayezid. gul berkata jika apa yang dia lakukan tidak salah, dia hanya mencari koneksi yang kuat untuk mengamankan posisi mereka diistana.

“jangan lakukan bu, posisi teramanku adalah disamping yang mulia”kata sang anak.

“kesetiaamu kepada yang mulia membuatku bahagia, tapi disisi lain aku juga takut. kelemahanmu membuatmu tidak melihat realita sungguh menakutkan aku”kata gul. tidak ada yang perlu ditakutkan ujar bayezid

“saudaramu tidak akan menyelamatkanmu dari badai, hanya aku yang bisa membantumu, jangan percaya kepada siapapun selain aku”kata gul kemudian.

===Murat dan orang orangnya pergi kepasar dengan menyamar, seseorang tampak meminta secangkir kopi yang baru….”apa yang kau katakan?? kopiku sangat terkenal, “kata si pedagang. murat dan orang orangnya pun mendekati kedai itu dan duduk disana. murat kemudian bertanay bagaimana usahanya???

Penjual itu berkata jika ia kehilangan banyak uang, bagaimana mungkin katanya kopimu terkenal?? tanya si husein. sipedagang kemudian berkata semuanya lancar tapi sekarang susah setelah para jannisari mengganggu usahanya. pengakuan ini membuat murat menahan amarah.

===lalezar masuk keruangan kosem dengan membawa manisan untuk merayakan kehamilan ayse sultan. haci langsung melarang lalezar memberikan manisan itu…………..”apa yang kau lakukan?? dia dilarang untuk makan yang manis manis, kau tahu itu “kata haci. tapi kosem sudah mengambil dan memakannya, aapakah aku tidak boleh memakan manisan calon cucuku, ayolah……….ini pertama kalinya aku tersenyum ujar kosem. saya hanya memperhatikan kesehatan anda saja, selain itu saya takkan berani ujar haci.

Lalezar kemudian berkata jika datang surat untuk putri farya dan dia sudah menterjemahkannya, sekarang baacakan untukku kata kosem.

“ibunya farya menulis dalam suratnya. farya kau sudah besar sekarang karena akan segera menjadi seorang ibu dan itu artinya tanggung jawabmu semakin besar. kau bilang kepadaku jika kau akan menikah dngan sultan dan akan semakin kuat jika ada bayi dalam kandunganmu, bayi itu akan menjadi penerus ottoman. bayi itu akan menjadi pintu untukmu selalu berada disamping murat sultan dan kau akan bersamanya memimpin dunia, aku berdoa setiap hari untuk bayimu agar Tuhan melindungimu……….” 

Jelas sekali kosem sangat marah dengan isi surat tersebut, dasar gadis tidak tahu malu, dia bermimpi bersama anakku memimpin dunia??????

===Diharem, ayse senang sekali dengan perayaan yang dibuatkan untuknya aatas kehamilannya. ketika melihat farya hendak melewatinya…………”yang mulia sangat senang ketika mendengar jika dia akan mempunyai anak lagi, terima kasih Tuhan”kata nya sambil melirik kearah farya. tapi farya terus berjalan tanpa menghiraukannya. ayse kemudian memanggil farya dan bertanya apakah dia tidak mau makan manisan???

Tampak sekali ada kekesalan di mata farya, tapi dia hanya melihat sekilas kearah ayse kemudian berjalan kembali. senangnya ayse bisa mengalahkan farya, kedua pelayannya pun ikut tersenyum senang.

===Dipasar, silahdar ikut nimbrung dengan bertanya apakah situasinya buruk?? si pedagang berkata jika para supplier takut membuka tokonya, karena mereka mengambil semua untung kami yang hanya sedikit, sampai akhirnya mereka pada bangkrut. kenapa kalian tidak bersatu dan melawan?? tanya husein dengan kesal. bagaimana kami berani, mereka bisa membunuh kami kata si pedagang lagi.

“kenapa kau tidak meminta bantuan sultan murat?”tanya murat

“apa dia perduli??dia mengeksekusi ratusan orang disini, dan tidak memberikan ampun kepada mereka”ujar yang lainnya. husein langsung menegur orang itu dengan emosi. bagaimana mungkin sultan murat menghukum kecuali mereka memang bersalah?? katanya.

“kau benar, sultan murat sangat berani, seorang ksatria, dia bisa mengatasi jannisari dan juga pemberontakan ilyas pasa dan sipahi. tapi bagaimana bisa dia mengurusi semuanya, masalah mana yang mesti diatasi lebih dahulu……….”kata si pedagang.

“aku tidak tahu soal itu, tapi hanya kosem sultan yang bisa diandalkan untuk semua permasalahan ini”kata yang lain. si pedagang ikut mendukung pendapatnya, dia berkata jika kosem sultan adalah penerang bagi mereka. kita tidak akan pernah bisa membayar jasa baiknya ujarnya lagi. wajah murat dan yang lainnya tak bisa lagi berkata kata, akhirnya mereka pergi. silahdar membayar minuman yang mereka minum dan mengucapkan terima kasih. murat mengintruksikan kepada kemankes untuk menangani masalah ini di barak jannisari. selanjutnya Sinopsis Kosem Season 2 Episode 125

 

 

FIFORLIF ONLINE STORE “DIET SEHAT DAN AMAN” SILAKAN KLIK DISINI!!
CEPAT-KURUS-LANGSING-7-HARIkonsultasi-fiforlif catarasi

SUKA DENGAN ARTIKEL INI ?SILAKAN BANTU "LIKE " & "SHARE" KE FACEBOOK /TWITTER /GPLUS ANDA

Comments

comments

One Response

  1. Nsysil September 18, 2017 Reply

Leave a Reply

error: Mohon Jangan Di copy :)